Saraah sudah pergi.. #2

"Nga'ah tolong buatkan kopi Ayah engkau tu, dah letih sehari penuh di jalan". "Iya Nyiak" Pukul 08.30 malam, baru saja jam gagah Inyiak berdentang satu kali, dan Ayah baru pulang, langsung duduk di kursi rotan tengah rumah, ia lepaskan kain sarung dari lilitannya di pundak, duduk sambil melinting lengan bajunya. Aku beringsut, bangun dari duduk, … Lanjutkan membaca Saraah sudah pergi.. #2

Iklan

Sara’ah sudah pergi… #1

Sara'ah seorang wanita keras hati. Keras hidup yang menempanya, kerasnya ia terhadap diri sendiri. Agar kuat, berdaya menjalani nasibnya. Piatu dari belia disusul oleh kehilangan ayah dan neneknya, harus menjalani hidup bertiga dengan abang ke-2 dan ke-6. Ia sendiri anak ke-7. Sisanya, almarhum, lebih dulu diambil sang Maha Kuasa. Pelik, perih hidup di jaman penjajahan … Lanjutkan membaca Sara’ah sudah pergi… #1