Oase..

Hujan, sendu kudengar riuhnya Deraskah?  Tidak, dia turun dengan anggun, menari-nari di tengah lapang luas Savana menyambut riang, menyegarkan oase di tengah padang pasir Hujan selalu saja menggelitik ruang memori, menelusuri kenangan.  Setiap tetesnya, rintik kecil, gerimis, genangan, banjir, luapan, arusnya berbanding lurus dengan derasnya kenangan. Hujan, berkah yang Maha Kuasa, anugerah yang Maha Besar

Iklan

Ladang senja…

Jalan masih teramat jauh, mustahil aku akhiri di sini Kegundahan dan kegalauan hanya selingan dalam perjalanan, ia ada dan pasti ada, bahkan mungkin bertahan. Menahun?  Mungkin aku bisa congkel benalu gundah itu, hanya saja hujan hentikan aku Apa yang kunanti setelah hujan? Ialah pendar cahaya pelangi di ujung nun jauh di sana.. Entah dan entah … Lanjutkan membaca Ladang senja…