Majalah..

Ini murni sebuah pos untuk memenuhi panggilan menulis satu minggu satu cerita, dan tema awal bulan ini adalah Majalah. Kenapa di awal pos ini saya terlihat tidak terlalu bersemangat? Karena memang demikian, saya seperti seorang koki yang tetiba kehilangan sensitivitas di area indera pengecap nya. Buntu, mati rasa. Kalau saya mati gaya. Begitu malas untuk … Lanjutkan membaca Majalah..

Iklan

Tempat makan nostalgia

Hari Minggu serunya ngobrolin soal makanan enak ya. Apalagi Bandung diguyur hujan deras dari tadi siang, makan mie baso super pedas plus minuman hangat mantul pisan lah. Tapi saya sedang tidak ada bahan cerita soal baso enak kali ini. Hari Rabu kemarin, saya dan Paksu pulang bareng pakai motor seperti biasa. Melewati rute tengah kota … Lanjutkan membaca Tempat makan nostalgia

Jadilah perempuan tangguh..

Dulu kami adalah pemeran tiga saudara dalam keluarga Cemara, versi kami. Secara umur kami terpaut kurang lebih sama seperti kisah itu. Beberapa hal juga mirip, seperti karakter Ara yang keras juga Agil yang ikut-ikutan dengan lucunya selalu bilang "Agil juga", eh masih ingat ceritanya kan? Saya sih tidak mirip Euis menyoal karakter, tapi mengemban tanggung … Lanjutkan membaca Jadilah perempuan tangguh..

Hidden stupidity

Mengakui kebodohan itu sulit. Kata mengaku saja adalah sebuah perbuatan yang memiliki tingkat kerumitan kelas tinggi. Apapun itu, mengakui kesalahan, kebohongan, kebodohan diri sendiri atau mengakui kelebihan orang lain, sama saja, membuat kaku lidah, dan leher untuk sekedar mengangguk lemah. Saya seorang yang plinplan, dari kecil saya tidak terlatih untuk mengambil sebuah keputusan. Boleh dibilang … Lanjutkan membaca Hidden stupidity

Oase..

Hujan, sendu kudengar riuhnya Deraskah?  Tidak, dia turun dengan anggun, menari-nari di tengah lapang luas Savana menyambut riang, menyegarkan oase di tengah padang pasir Hujan selalu saja menggelitik ruang memori, menelusuri kenangan.  Setiap tetesnya, rintik kecil, gerimis, genangan, banjir, luapan, arusnya berbanding lurus dengan derasnya kenangan. Hujan, berkah yang Maha Kuasa, anugerah yang Maha Besar

Waiting Is so [un]boring things..

Wanita benci menunggu.. Hmm saya tidak.. Entah kapan dimulainya, atau lebih tepat entah kapan nyadarnya, saya ternyata tidak terlalu benci menunggu. Kalau saya tidak lagi mules pastinya.. 😁 Entah karena saya santai, cuek, sabar, atau mudah berdamai dengan situasi. Entah.. Menunggu memang tidak segitu mengganggunya buat saya. Coba dirunut, mungkin sejak saya pacaran dan lalu … Lanjutkan membaca Waiting Is so [un]boring things..

Memori..Β 

Di kantor saya makin banyak anak2 muda. Diantaranya ada yang sangat pelupa, karena kami bekerja dengan detail, saya pikir itu adalah masalah. Bukan, itu ternyata adalah pilihan.  Dulu saya pernah ngobrol sama suami tentang pekerjaannya, ternyata suami saya tipe orang yang sama, dia memahami hal2 yang dia mau, ingin dan dirasa butuh. Dia memilih hal2 … Lanjutkan membaca Memori..Β