Saraah sudah pergi.. #2

"Nga'ah tolong buatkan kopi Ayah engkau tu, dah letih sehari penuh di jalan". "Iya Nyiak" Pukul 08.30 malam, baru saja jam gagah Inyiak berdentang satu kali, dan Ayah baru pulang, langsung duduk di kursi rotan tengah rumah, ia lepaskan kain sarung dari lilitannya di pundak, duduk sambil melinting lengan bajunya. Aku beringsut, bangun dari duduk, … Lanjutkan membaca Saraah sudah pergi.. #2

Iklan

Lebih sayang…

Ketika saya disibukkan dengan masalah kesehatan keluarga, ada teman di kantor yang berbahagia. Junior saya tepatnya. Kelahiran anak pertama, perempuan, sehat dan cantik seperti ibunya. Duh anak pertama, cucu pertama pula di keluarga ibunya. Bisa dibayangkan sukacita. Kepayahan yang mendera saat kehamilan, semua sirna tergantikan oleh hadirnya si buah hati, belahan jiwa. Jika anak perempuan, … Lanjutkan membaca Lebih sayang…

Adinda…

12 Maret 2017 - Redaksi Metro Sumatera - Korban selamat dilarikan ke RSUD Talang Ubi Sudah setahun lebih saya catut artikel ini dari media tersebut. Sebenarnya postingan ini sudah cukup lama mengendap di draft. Pasti ada alasan kenapa saat itu saya ingin menuliskannya, yang entah kenapa pula kemudian lapur dan semangat saya kendur. Tapi hari … Lanjutkan membaca Adinda…

Like father like son

Hari Jumat beberapa minggu yang lalu, ada panggilan masuk dari Ummi yang tidak saya sadari. Biasanya kalau ada sesuatu, Ummi hanya akan menghubungi via Whatsapp, kecuali benar-benar terjadi sesuatu. Sontak saya melakukan panggilan ulang. Dan ya, berita yang lumayan nyetrum. Mengagetkan. Karena Ummi yang beberapa hari ini lembur setelah selesai jadwal mengajar, Babang pun ikutan … Lanjutkan membaca Like father like son

Hidden stupidity

Mengakui kebodohan itu sulit. Kata mengaku saja adalah sebuah perbuatan yang memiliki tingkat kerumitan kelas tinggi. Apapun itu, mengakui kesalahan, kebohongan, kebodohan diri sendiri atau mengakui kelebihan orang lain, sama saja, membuat kaku lidah, dan leher untuk sekedar mengangguk lemah. Saya seorang yang plinplan, dari kecil saya tidak terlatih untuk mengambil sebuah keputusan. Boleh dibilang … Lanjutkan membaca Hidden stupidity

Sara’ah sudah pergi… #1

Sara'ah seorang wanita keras hati. Keras hidup yang menempanya, kerasnya ia terhadap diri sendiri. Agar kuat, berdaya menjalani nasibnya. Piatu dari belia disusul oleh kehilangan ayah dan neneknya, harus menjalani hidup bertiga dengan abang ke-2 dan ke-6. Ia sendiri anak ke-7. Sisanya, almarhum, lebih dulu diambil sang Maha Kuasa. Pelik, perih hidup di jaman penjajahan … Lanjutkan membaca Sara’ah sudah pergi… #1