Kencan susulumput…

Senin malam seperti biasa, saya dan Paksu pulang bareng pakai motor. Dan selalu di jam makan malam. Lapar. Apalagi siang hari itu cukup melelahkan dan saya tidak makan siang dengan baik alias kurang puas dan kenyang hehehe. Jadi sambil jalan, kami ngobrol random dan pilih-pilih mau makan malam di mana. Biasanya pilihan jatuh pada warteg, … Lanjutkan membaca Kencan susulumput…

Iklan

Setengah tulen..

Jumat minggu lalu, saat jam makan siang, saya berlalu menuju ruang makan kantor. Ruang itu lumayan berjarak, karena ada di ruko yang terpisah. Jika jam makan siang, kami harus menyeberang jalan. Terik sinar menerpa, menyilaukan pandang. Bapak piket yang menjaga pintu tetiba menyapa dengan wajah serius. "Bu, bibirnya kenapa? Ibu habis makan apa, kok merah-merah … Lanjutkan membaca Setengah tulen..

Siapakah orang yang paling sering kamu dustai? Siapakah orang yang paling sering kamu sakiti? Siapakah orang yang paling sering kamu berprasangka terhadapnya? 3 pertanyaan ini terus mengusik pikiran. Dari sekian banyak orang dalam hidup kita, apakah kemudian jawaban dari ketiga pertanyaan di atas adalah orang terdekat kita? Cobalah menjawabnya dengan penuh pikir, dan dari hati … Lanjutkan membaca

Panggung sandiwara

Setelah sekian lama saya abai terhadap urusan penguasa, sekarang ini saya kembali sadar. Acara yang tidak seberapa sering saya tonton terus menggoda pikiran saat media mempertontonkan sebuah panggung sandiwara. Pemainnya beberapa tidak asing, tapi lebih banyak muka baru, mungkin masih debut. Apalagi episode debat kusir yang menampilkan seorang pengajar dengan bahasa multi tafsir itu. Saya … Lanjutkan membaca Panggung sandiwara

Pedas gila.. Huuh lada πŸ˜‹

Jadi ceritanya seorang rekan di kantor tidak percaya dengan kebiasaan makan saya yang tanpa nasi. Menghilangkan nasi dari menu makan sehari-hari itu hampir tidak mungkin bagi olang indonesa. Ya masih hampir, bukannya mustahil. Saya mencoba. Nah Sabtu kemarin menu makan siang di kantor adalah ayam geprek. Menu kekinian, ayam tepung di beri sambel dengan pilihan … Lanjutkan membaca Pedas gila.. Huuh lada πŸ˜‹

Unyu unyu

Tulisan saya ga pernah jadi lebih bagus meski saya menulis menggunakan pulpen unyu ungu itu. Ga ikutan cute gitu πŸ˜„. Udah dari sananya. Padahal tulisan Ibunda cantik luar biasa, seperti tulisan di ijazah dulu, indah di pandang mata. Tulisan Ayahanda pun tidak pula jelek. Jadi faktor keturunan kah? Atau pengaruh karakter kah? Seingat saya waktu … Lanjutkan membaca Unyu unyu