Semanis kamu.. 

Kemarin ada 2 undangan pernikahan teman kantor, hanya beda divisi. Dua-duanya pihak laki-laki dan untungnya tidak terlalu jauh jarak antar lokasi acaranya.  Jadi sepanjang malam minggu saya habiskan dengan memilih pakaian yang akan kami kenakan esok paginya. Paginya pun sibuk diisi dengan persiapan ini dan itu. Maklum saja, membawa 2 anak yang usianya 3 1/2… Continue reading Semanis kamu.. 

Iklan

Hidden stupidity

Mengakui kebodohan itu sulit. Kata mengaku saja adalah sebuah perbuatan yang memiliki tingkat kerumitan kelas tinggi. Apapun itu, mengakui kesalahan, kebohongan, kebodohan diri sendiri atau mengakui kelebihan orang lain, sama saja, membuat kaku lidah, dan leher untuk sekedar mengangguk lemah.   Saya seorang yang plinplan, dari kecil saya tidak terlatih untuk mengambil sebuah keputusan. Boleh… Continue reading Hidden stupidity

Gerimis Melanda Hati #Sibling

Rabu malam 26 Desember 2017 kemarin (beberapa kali edit, karena beberapa kali edit tapi tak kunjung diposting), setelah makan malam seperti biasa, sambil beberes saya bertanya pada si sulung (Babang) tentang perasaannya ditinggal oleh adiknya (Dede) seharian. Hari itu dari pagi Dede ikut Mamah pengasuhnya, acara jalan sehat yang diadakan oleh DKM ke tempat wisata batu… Continue reading Gerimis Melanda Hati #Sibling

Mumbling

Setiap kedipannya menggelitik syaraf di ujung jari ini. Semua kata-kata tak berwujud itu selalu menari-nari di kepala. Diiringi tabuhan genderang dari degup jantung. Dan alunan gemericik aliran darah dalam setiap pembuluhnya.  Menggoda Untuk terucap, menjadi lisan Atau sekedar goresan, mendesak keluar. Jadi apa saja... Walau kadang hanya jadi gumaman tak jelas, kalah dengan irama dengungan… Continue reading Mumbling

Sara’ah sudah pergi… #1

Sara'ah seorang wanita keras hati. Keras hidup yang menempanya, kerasnya ia terhadap diri sendiri. Agar kuat, berdaya menjalani nasibnya. Yatim piatu dari belia, hidup bertiga dengan abang ke-2 dan ke-6. Ia sendiri anak ke-7. Sisanya, almarhum, lebih dulu diambil sang Maha Kuasa.  Pelik, perih hidup di jaman penjajahan Belanda dan Jepang, hidup yang dijalani, bukan… Continue reading Sara’ah sudah pergi… #1

Oase..

Hujan, sendu kudengar riuhnya Deraskah?  Tidak, dia turun dengan anggun, menari-nari di tengah lapang luas Savana menyambut riang, menyegarkan oase di tengah padang pasir Hujan selalu saja menggelitik ruang memori, menelusuri kenangan.  Setiap tetesnya, rintik kecil, gerimis, genangan, banjir, luapan, arusnya berbanding lurus dengan derasnya kenangan. Hujan, berkah yang Maha Kuasa, anugerah yang Maha Besar